Wednesday, January 16, 2019

Tahun Baru Tidak Selalu Menjadikan Dirimu Yang Baru

Ini bukan tercyduck polisi 86 ya
Udah sekitar 4 tahun sejak postingan gw di blog ini pertama kali terbit. Banyak hal yang terjadi. Banyak banget. Dari datengnya temen baru, hilangnya temen lama, gw yang udah lagi gak jomblo, pindahnya gw ke Whatsapp, masalah ini, masalah itu, pokoknya banyak banget. Satu hal yang gapernah berubah, blog gw tetep belum terkenal. 4 tahun dan gw masih aja dapet 0 comment dan beberapa viewers nyasar-_-

Gw masih baca cerita-cerita lama gw di sini. Itu bener-bener ngebantu gw buat gak ngelupain siapa diri gw sebenernya. Percayalah, gw bukan lagi Ditto yang dulu lu kenal. Banyak hal terjadi seakan nempa diri gw jadi lebih "tajem" lagi (halah apaan tajem). Gw gak bisa nginget semua kejadiannya karna gw lupa, itu cuma masuk aja ke alam bawah sadar gw dan perlahan jadi sifat. Thanks to (ini sarcasm) Anitaaa yang udah bikin gw gak lagi aktif ngeblog. Dia yang bikin gw punya tempat cerita baru tanpa harus ribet nungguin kuota malem, buka laptop, terus ngumpulin mood sampe kejadian tadi siang bisa gw ceritain dan bagikan ke elu semua. Sekarang gw cuma berbagi ke Anitaaa.

Blog ini di dasari oleh mantan gw yang ke-9, di fasilitasi oleh si Enjel, dan di dukung oleh temen-temen SMA gw kayak si Sabin, Kaija, Mail, dan Farah yang sayangnya mereka semua gw tinggalin demi tugas kampus yang telah menjadi tamu tak berkesudahan di hidup gw sekarang. Jangan ngehakimin gw, percayalah gw pun ngerasa bersalah karna ini, dan jujur aja gw kehilangan diri gw sejalan dengan gw kehilangan kalian. I'm telling the truth.

Salah satu alasan kenapa gw kembali nulis lagi kali ini, hari ini, adalah karna yang mendasari blog ini muncul ke permukaan. Sebuah foto, yang di kasih Anitaaa, tentang dia. (jangan tanya gimana ceritanya Anitaaa bisa ngirim foto si 9 ke gw, si 9 masih jadi bagian dari joke gw setelah 5 tahun. Dan Anitaaa, kalau kamu baca ini -yang pastinya baca, please don't get mad and don't get me wrong :*). Senyumnya, seakan bawa gw ke 6 tahun yang lalu, saat moment acara kelas, saat gw dan dia masih anget-angetnya (kek roti), dan gw inget  bahwa hubungan gw dan si 9 ternyata gak seburuk itu. Gak selalu seburuk itu. Ternyata ada moment yang bikin gw senyum, bikin gw bahagia, bikin gw berjuang, dan bikin gw sukak... hingga akhirnya ngerasa bersalah. 

Shit, this moment... i really feel that 6 years ago was yesterday. And i can say sorry today, fixing everything, and undone the thing that will happen 6 years later. I  wish i have time machine, just to say sorry; just to fix everything; and then this feeling of guilty won't haunt me anymore.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Gw yakin sih setelah postingan ini terbit dan do'i gw baca dia bakalan ngambek dan bawa-bawa bahasan ini terus-terusan setiap kali dia ngambek. Tapi mau gimana lagi, gw PERLU buat nulis ini dan kebetulan ini bagus buat di posting. 5 tahun dan  gw masih aja kepikiran ama si 9, bayangin seberapa dalem luka yang di tinggalin. Kalo gw punya mesin waktu, gw mau perbaiki masa lalu gw, bukan buat ngulang moment gw. Dan ya, gw kangen ama temen-temen gw yang lama. Rasanya mereka lebih jujur ketimbang siapapun yang gw kenal di kuliahan. Haaaaaahhh cukup... doain gw bisa posting lebih banyak, i god damn love write in this blog even though there is no one reading it. I just love it :) Jangan lupa buat ibadah, hidup cuma sementara, sholatlah tepat pada waktunya. Gw Ditto Lockwood, sampai jumpa lagi, Mahaaaaaaaa~~~~~~~~~~~

Follow dong IG gw di @dittolockwood :)
Share: